Kelakuan psikopat yang tidak bisa ditebak memang menimbulkan banyak pertanyaan di sebagian kalang masyarakat. Yang banyak ditanyakan, apakah seorang psikopat itu selalu berorientasi homoseksual? Tapi pada kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa siapa saja bisa menjadi prikopat. Mereka bisa saja orang hetero normal yang memiliki goncangan jiwa hingga menjadi psikopat.
Memang bisa disinyalir seorang psikopat biasanya adalah orang homoseksual. Tetapi, seorang homoseksual atau gay belum tentu seorang psikopat. Karena mereka memiliki pengaruh identitas yang berbeda. Seorang psikopat asli memiliki kehidupan yang lebih gelap dari seorang homoseksual biasa. Tidak ada bukti perkembangan seorang homoseksual menjadi psikopat.
Di sisi lain, pribadi psikopat bisa saja seorang yang identitas seksualnya heteroseksual.
Seorang psikopat hidup dengan berdasarkan naluri pribadinya sendiri tanpa memikirkan orang lain. Dia merasa hidup dalam jalur pikiran sendiri. Menikmati seluruh hidupnya dengan cara yang mudah dan menguntungkan diri sendiri, bahkan cara menipu, mengakali, memanipulasi adalah cara yang menurut dia baik. Meskipun membuat orang lain menganggap dia tidak waras sekalipun.
Bagi psikopat, tindakan kriminal akan menjadi hal biasa karena tujuan awalnya menikmati hidup berlandas kepuasan diri.
Hal lain yang perlu kita sadari, tentu tidak semua orang yang bertindak kriminal itu psikopat. Misal ada seorang yang terhimpit ekonomi dan terpaksa mencuri atau melakukan tindak kriminal lain, itu tidak bisa disebut psikopat.
Psikopat bisa dilihat gambarannya dalam film SAW. Dari film tersebut terlihat gambaran tokoh yang seorang psikopat berat dengan sifat yang tak terduganya. Selain cerdik, dia memiliki sifat yang seolah tanpa dosa setelah membunuh orang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar